Roda Kehidupan

Dear all,
Ada kalanya kita merasa dunia ini sangat sempit ketika masalah menghimpit. Namun adakalanya kita merasa bahagia dengan apa yang kita alami bahkan sampai tertawa terbahak-bahak. Masalah keluarga, pekerjaan, lingkungan de el el mungkin akan menambah dinamika hidup kita. Namun dari kesemuanya itu, sebagai seorang hamba yang diciptakan olehNya sudah sewajarnya kalau kita bertawakkal (menyerahkan semua persoalan tersebut kepadanya). Biarlah masalah tersebut diselesaikan olehNya melalui usaha kita yang maksimal.

About SARYADI

Lahir November 1977. Lulus TK Tahun 1982 di Klaten Lulus SD Tahun 1989 di Klaten Lulus SMP Tahun 1992 di Klaten Lulus SMA Tahun 2005 di Solo Lulus DIII Tahun 1998 di Yogyakarta Lulus S1 Teknik Sipil Tahun 2001 di Yogyakarta Lulus S2 Master of Business Administration Tahun 2009 di Yogyakarta
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to Roda Kehidupan

  1. imam hadi says:

    Hidup tanpa cobaan membuat kita tdk bisa cerdas karena tidak dituntut untuk berfikir. sikap kita bila menerima cobaan tiada lain harusnya hadapi tantangan itu dengan pengerahan otak dan hati dan karena cobaan itulah yang dapat membuat kita lebih cerdas ,pintar untuk menuju arah pendewasaan. Siapapunorangnya jika menerima ujian dari Allah langkah yang pertama adalah terimalah ujian itu degan iklas kare Allah berkehendak untuk menaikkan derajat kita. Kemudian sambil berdoa dan berusaha kita atasi ujian dengan kemampuan yang kita miliki, kita cari hikmah dibalik semua ujian yang kita terima,.

  2. imam hadi smk muh.7 kdpring lamongan says:

    Manakala sorang muslimsudah memproklamirkan dirinya saya telah beriman kepada AllAH, maka Allah sudah siapkan beberapa ujian untuk menguji sampai sejauh mana seseorang tersebut dalam mempertahankan kwalitas imanya? Tugas utama seorang hamba diciptakan Allah adalah untuk beribadah manakala orang tersebut tidak melakukan ibadah maka orang tersebut telah melalaikan tugas utamanya, maka orang tersebut tidak bisa lagi disebut sebagai orang atau hamba. Allah memberikan gelar kepada mereka sebagai banatang ternak baHKAN LEBIH RENDAH LAGI DERAJATNYA. Inilah sosok orang yang jika Allah memberikan ujian justru malas berburuk sangka kepada Allah dan menjauh dari Allah,halini contoh orang yang tidak lulus dalam menjalani ujian dari Allah gagal mempertahankan kwalitas imannya yang telah diikrarkan dengan mulut mereka. Hal ini banyak menimpa kepada seseorang yang terlalu kuat mengandalkan kekuatan pikir dan menggunakan hati nurani , dikiranya semua masal ah dapat diatasi dengan kekutan pikir dan kurang pasrah kepada Allah yang terbaik adalah ujian datang kekuatn pikir digunakan untukmenganalisa dengan maksimal setelah itu disertai dengan do`a, kekuatan do`a adalah sebuah kekuatan dari Allah yang amat dasyat, bila Allah mengabulkan do`a seseorang meskipun orang seluruh dunia ingin menggagalkan tidak akan mampu. setelah itu kita pasrahkan kepada Allah hasil akhirnya.

  3. imam hadi, SMK Muh.7 Kdpring lamongan Jatim says:

    Pak saryadi saya mempuyai konsep agar ujian yang kita hadapi tidak sebagai bencana tapi sebagai sarana ibadah : 1. Kita terima ujian itu dengan iklas 2. Berprasagka baik pada Allah karena Allah bermaksud untuk memandaikan kita dan menghapus dosa. 3. Jaji Allah manakala kita diberi kesulitan (ujian) dibaliknya pasti akan ada kemudahan(hikmah). 4.Kita selesaikan ujian dengan tiga sejata yang ampuh a.usaha b. do`a dan c. sabar 5.Setelah kita lulus menghadapi ujian itu maka akan muncul sosok baru lebih pandai bijak sebagai hikmah dibalik ujian.6. Semakin sering Allah memberi ujian maka akan semakin derajat kita ( seperti hal nya UN ). 7. Maaf pak kami hanya menulis dari yang kami ketahui, semoga ada gunanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s